13 Januari 2019

RPP PAI Kelas II Semester II



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah                       : SD IT AL-FURQON
Mata Pelajaran                      : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester                      : II/II
Standar Kompetensi             : 7. Mengenal Asmaul Husna
Kompetensi Dasar                 : 7.1 Menyebutkan lima dari asmaul husna
                                                : 7.2 Mengartikan lima dari asmaul husna
Alokasi Waktu                       : 6 x 35 (3x pertemuan)
Nama Guru                           : Nasrudin. S.Pd.I
 

  1. Tujuan Pembelajaran
1.         Siswa dapat menyebutkan lima dari Asmaul Husna dengan benar
2.         Siswa dapat mengartikan lima dari asmaul husna
3.         Siswa dapat hafal lima asmaul husna beserta artinya
  1. Karakter siswa yang diharapkan
Religius. Jujur. Toleransi. Disiplin, Kerja keras, Kreatif, Demokratif , Rasa Ingin tahu. Gemar membaca, Peduli lingkungan, Peduli sosial,  Tanggung jawab
  1. Materi Pembelajaran 
Asmaul Husna
  1. Metode Pembelajaran
1.         Siswa menyebutkan lima dari Asmaul Husna secara klasikal, kelompok dan individu
2.         Siswa berlatih mengartikan lima dari asmaul husna
3.         Siswa menghafal lima dari asmaul husna beserta artinya



  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1.    Kegiatan Pendahuluan
Apersepsi  dan Motivasi
a)    Mengupas secara singkat tentang kebesaran Allah
b)   Mengajukan pertanyaan untuk siswa yang telah mengetahui beberapa sifat Allah
c)    Uraian singkat siswa tentang pengetahuan mereka dari pelajaran yang lalu
d)   Mengenalkan bahan ajaran kepada siswa mengenai arti dari lima asmaul husna
2.    Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru
Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang bahan ajar yang disampaikan
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
a)    Siswa secara klasikal menyebutkan lima dari Asmaul Husna mengikuti bacaan guru
b)   Siswa secara berkelompok menyebutkan lima dari Asmaul Husna
c)    Siswa secara individu menyebutkan lima dari Asmaul Husna
d)   Siswa mengartikan lima dari Asmaul Husna secara klasikal
e)    Siswa mengartikan lima dari Asmaul Husna secara berkelompok
f)     Siswa menghafal lima dari Asmaul Husna beserta artinya secara individu



Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
a)    Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
b)   Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan
3.    Kegiatan Penutup
       Dalam kegiatan penutup, guru:
Siswa diminta menulis lima dari Asmaul Husna di buku tugas
  1. Alat / Sumber Belajar
1.  Tulisan lima Asmaul Husna di atas potongan karton atau papan tulis
2.  Buku Pendidikan Agama Islam
3.  Buku-buku lain yang relevan
4.  Pengalaman guru
5.  Lingkungan sekitar



  1. Penilaian:
Indikator Pencapaian
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Instrumen/ Soal
Ø   Menyebutkan lima Asmaul Husna
                                             
Tes tulis


Pelafalan
Pilihan ganda
































1.  Hadis Nabi yang artinya :
“Sesungguhnya Allah SWT mempunyai 99 nama, barangsiapa hafal ( membaca tiap hari ) masuk surga” (H.R.Tirmizi) di antara 99 nama Allah SWT itu ada 5 yang harus kita tahu yaitu Sebutkan lima Asmaul Husna!
2.  Allah SWT mempunyai nama al-gafur artinya .…
a.       Maha Pengampun
b.      Maha Pencipta
c.       Maha Penyelamat
3.  Ana dan ani saling berjabatan tangan untuk saling minta maaf. Sebagai pengamalan nama Allah SWT .…
4.  Tukang kayu dapat membuat kursi, sebagai pengamalan nama Allah SWT .…
5.  Nabi Ibrahim selamat dari kobaran api yang menyala-nyala, berarti Allah SWT maha .…

  1. Format Kriteria Penilaian      
1.Produk ( hasil diskusi )
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.
Konsep
* semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah
4
3
2
1


2.Performansi
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.



2.
Kerjasama



Partisipasi
* bekerjasama
* kadang-kadang kerjasama
* tidak bekerjasama

* aktif  berpartisipasi
* kadang-kadang aktif
* tidak aktif
4
2
1

4
2
1

3. Lembar Penilaian
No
Nama Siswa
Performan
Produk
Jumlah Skor
Nilai
Kerjasama
Partisipasi
1.
2.
3.
4.
5.









CATATAN :
  Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
Untuk Siswa yang belum memenuhi syarat nilai sesuai KKM maka diadakan Remedial.



Mengetahui
Kepala SD IT Al Furqon
Wonosari, 02 Februari 2019

Guru Pendidikan Agama Islam



Alim, S.Pd.I
Nasrudin, S.Pd.I


20 Desember 2018

MANAJEMEN HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT


MANAJEMEN HUBUNGAN SEKOLAH 
DENGAN MASYARAKAT

            Sebuah organisasi atau lembaga tertentu memiliki hubungan dengan masyarakat. Organisasi dengan berbagai bidang dan coraknya, didirikan untuk mencapai tujuan tertentu, dan dalam prosesnya tidak akan terpisah dari adanya hubungan masyarakat. Hubungan masyarakat adalah kegiatan untuk menanamkan dan memperoleh pengertian, dukungan, kepercayaan, serta penghargaan pada dan dari public suatu badan pada khususnya, dan masyaarakat pada umumnya. Manajemen hubungan lembaga pendidikan dan masyarakat adalah proses mengelola komunikasi lembaga pendidikan dengan masyarakat mulai dari kegiatan perencanaan sampai pada pengendalian terhadap proses dan hasil kegiatan sekolah (Maisyaroh, 2004:119).



            Lembaga pendidikan keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat, dan begitu pula sebaliknya lembaga pendidikan juga membutuhkan masyarakat, sehingga perlu adanya  kerja sama yang harmonis antara lembaga pendidikan dan masyarakat, baik dari segi pemikiran, tenaga, pembiayaan, dan penyelesaian masalah yang dihadapi oleh lembaga pendidikan dan masyarakat, demi mengembangkan potensi peserta didik.
Referensi: Imam gunawan, djum djum noor benty, 2017. Manajemen pendidikan suatu pengantar prakti. Alfabeta. Bandung. Hal.131.



PENGERTIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN OLEH PARA AHLI


PENGERTIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN OLEH PARA AHLI
Stoner (1995) menyatakan manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan berbagai sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang diinginkan. Hasibuan (1990) berpendapat bahwa manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efesien dalam mencapai tujuan tertentu. Millet (2006) menyatakan bahwa manajemen merupakan suatu proses pembimbingan, pengarahan dan pemberian fasilitas terhadap pekerjaan orang-orang yang terkordinasi dalam kelompok-kelompok formal untuk mencapai tujuan yang di kehendaki. Berdasarkan beberapa pendapat ahli tersebut, dapat disimpulkan manajemen adalah seni dan ilmu mengelola sumber daya organisasi guna mencapai tujuan secara efektif dan efesien.
Usman (2009:12) menyatakan bahwa manajemen pendidikan merupakan seni dan ilmu mengelola sumber daya pendidikan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya, untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. Dapat disimpulkan manajemen pendidikan adalah segala usaha bersama untuk mendayagunakan semua sumber (manusia dan non manusia) secara efektif dan efesien, guna mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

Pengertian Proses Pembelajaran


PROSES PEMBELAJARAN
Proses adalah suatu cara, metode maupun teknik yang digunakan untuk penyelenggaraan atau pelaksanaan dari suatu hal tertentu, Ahyari (2002: 65). Proses dalam pembelajaran dapat diartikan bahwa suatu cara atau metode untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang terjadi didalam lembaga pendidikan antara pendidik dan peserta didik.

Arifin (2012: 10) mengungkapkan bahwa pembelajaran berasal dari kata dasar yaitu belajar, belajar dalam arti sempit sendiri merupakan suatu proses yang dialami oleh seseorang dalam kegiatan belajar. Sedangkan belajar secara umum adalah suatu proses perubahan tingkah laku yang disebabkan adanya interaksi individu dengan lingkungan dan pengalam.  Sedangkan belajar menurut Gagne dan Briggs (Djamarah, 2010: 325) menyatakan bahwa belajar merupakan sistem yang memiliki tujuan untuk membantu suatu proses belajar yang dilakukan anak didik, yang dirancang sedemikian rupa untuk mendukung terjadinya proses belajar yang bersifat internal.


Proses pembelajaran adalah seluruh kegiatan yang dirancang dan dilaksanakan untuk membelajarkan peserta didik. Pada lembaga pendidikan, proses pembelajaran diselengarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk selalu berpartisipasi aktif sesuai dengan bakat dan minat serta psikologis peserta didik, Mulyasana (2012: 155). Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 41 tahun 2007 tentang standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah, bahwa standar proses berisi tentang kriteria minimum proses pembelajaran yang berlajan pada satuan pendidikan dasar dan menengah diseluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Standar proses yang dikeluarkan oleh Permendiknas yaitu, standar plaksanaan proses pembelajaran, penilaian pembelajaran, dan pengawasan hasil belajar untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.

18 Desember 2018

Supervisi Pendidikan


SUPERVISI PENDIDIKAN
Supervisi berasal dari kata supervision yang terdiri dari dua kata yaitu super yang berarti lebih dan vision yang berarti melihat atau meninjau. Secara terminology supervise sering diartikan sebagai serangkaian usaha bantuan kepada guru. Supervise secara terminologis mempunyai konsekuensi disamakannya pengertian supervisi dengan pengawasan dalam pengertian lama, berupa inspeksi sebagai kegiatan control yang otoriter.
Supervisi secara terminologis diartikan sebagai serangkaian usaha bantuan kepada guru, terutama bantuan yang berwujud layanan professional yang dilakukan oleh kepala sekolah, pemilik sekolah, dan pengawas serta supervise lainya untuk meningkatkan proses dan hasil belajar.  Supervise merupakan kegiatan memberikan bantuan kepada guru dari kepala sekolah terkait permasalahan yang dihadapi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Aktivitas yang dilakukan oleh personil sekolah yang ada hubungannya dengan orang dewasa dan materi untuk memelihara atau mengubah cara kerja sekolah yang berpengaruh langsung terhadap proses pembelajaran, dan digunakan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik.
TEKNIK-TEKNIK SUPERVISI PENDIDIKAN
1. Teknik supervise individual (kunjungan kelas,observasi kelas, pertemuan individual, pertemuan formal dan informal, kunjungan antar kelas,menilai diri sendiri, perpustakaan jabatan, membaca langsung, laboratorium kurikulum, tulisan professional)
2. Teknik supervise kelompok (MGMP, Rapat dewan guru, pertemuan orientasi bagi guru baru, diskusi panel,penataran, kunjungan antar kelas, seminar, symposium,demontrasi mengajar, bulletin supervisi, mengikuti kursus, perjalanan sekolah untuk anggota staf, lesson study dan kepanitiaan).
Referensi: manajemen pendidikan suatu pengantar praktik, imam gunawan, djum djum noor benty. Alfabeta bandung,2017.

Soal Pendidikan Agama Islam Kelas II SD


Berilah tanda silang (x) pada huru a, b, atau c yang merupakan jawaban paling benar !
1.      Tanda baca dammah ( اُ )berbunyi….
a. i                    b. a                  c. u
2.      اِبُ   jika ditulis latin berbunyi….
a. abu               b. ibu               c. ubu
3.      Jumlah asmaul husna ada….
a. 5 nama                     b. 99 nama                   c. 101 nama
4.      Allah menyayangi makhluk ciptaan-Nya, termasuk dalam asmaul husna yang disebut….
a. Ar-Rahman              b. Ar-Rahim                c. As-Samad
5.      Al-Ahad adalah nama baik Allah yang berarti….
a. Allah Maha Besar                b. Allah Maha Esa                   c. Allah Maha Kuasa
6.      Hidup sederhana sama halnya dengan hidup….
a. Berlebihan                           b. Secukupnya                         c. Hidup kekurangan
7.      Kebersihan adalah sebagaian daripada…..
a. Islam                                    b. Iman                                    c. Ihsan
8.      Dalam wudhu, setelah membasuh muka kemudian….
a. membasuh kedua kaki         b. membasuh kedua tangan     c. mengusap bagian rambut kepala
9.      Setelah wudhu sebaiknya….
a. salat                                                 b. berdoa                                 c. mengusap muka

10.  Salat diawali dengan….
a. membaca basmalah b. salam                                   c. takbiratul ihram
11.  Membaca tasyahud pada waktu…
a. rukuk                                   b. sujud                                   c. duduk
12.  Hemat pangkal….
a. Kaya                                    b. miskin                                  c. pandai
13.  Allah bersifat As-Samad artinya…
a. Yang Kuasa                         b. Yang Maha Esa                   c. Allah Maha dibutuhkan
14.  Tanda baca ( ٌ ) berbunyi…
a. An                                        b. in                                         c. un
15.  Ketika masuk kekamar kecil mendahulukan kaki…
a. kanan                                   b. kiri                                       c. bersama-sama

Isilah titik dibawah ini dengan benar
1. Rajin pangkal…..
2. Salat maghri ada………rakaat
3. Gerakan wudhu yang terakhir adalah…..
4. Sebutkan lima asmaul husna berserta artinya!
5. Berwudu dilakukan ………….salat